Wednesday, February 23, 2011

Tips memotret matahari terbit di gunung

Sekedar sharing sedikit tips memotret di alam bebas, semoga berkenan.
untuk artikel lengkap dan foto2 pendukung bisa langsung mampir ke web yang bersangkutan.

Aktivitas di alam bebas memang lebih menawarkan banyak kesempatan untuk menikmati indahnya alam. Salah satu moment yang saya sukai adalah "memburu" matahari terbit ketika sedang berkegiatan di alam bebas. salah satunya ketika berjalan ke gunung.
Horizon yg luas membentang, awan terlihat bergulung di bawah kita, langit dipenuhi dengan semburat warna oranye merupakan moment istimewa yang sangat menarik untuk kita abadikan.

Tapi seringkali kita kecewa ketika melihat hasil foto kita tidak seindah apa yg dilihat mata. Datar dan terkadang membosankan. Memang kamera mempunyai kelemahan dibanding sensor mata kita yang selalu berusaha menyesuaikan dengan kondisi cahaya yg ada. Untuk itu kita perlu mempelajari beberapa dasar fotografi dan pengenalan alat untuk bisa memperoleh hasil yang cukup baik.

Belum lagi ketika kita sudah bersusah payah mencoba mencari lokasi untuk mengabadikan matahari terbit ternyata sampai di sana matahari nya nongol nya ndak sesuai dengan yang kita pikirkan :D (ini pernah terjadi beberapa kali juga saya alami soalnya hahaha)

Berikut beberapa tips dasar berdasarkan pengalaman dan juga cukilan beberapa artikel yg pernah saya baca yang semoga bisa membantu rekan rekan lain untuk mendapatkan foto matahari terbit di gunung dengan lebih bagus.
# Bangun lebih paggggggeeeeeeeeee.. semakin pagi kita bangun semakin besar kesempatan mendapatkan momen yg bagus. Kita bisa mendatangi lokasi lebih awal untuk mencari sudut yang tepat. Selain itu 30 – 40 menit sebelum matahari terbit seringkali merupakan momen yang sangat indah.
# Persiapkan peralatan yang akan dibawa malam sebelumnya. Jangan waktu akan berangkat terburu buru memasukan ke dalam tas. Kumpulkan semua peralatan yang akan dibawa ke dalam satu tas. Letakan ditempat yang mudah dijangkau. Jangan terpisah pisah, karena seringkali kita pergi mengejar sunrise dalam suasana masih gelap.
# Apabila memungkinan sehari sebelum melakukan pemotretatan matahari terbit kita mengunjungi lokasinya. Jadi ada bayangan kira kira lokasi yang paling menarik untuk mendapatkan matahari terbit. Tapi kalau tidak memungkinkan bisa dengan datang lebih awal.
# Peralatan navigasi dasar seperti kompas dan peta sangat membantu untuk menentukan arah dimana matahari akan terbit. selain itu juga berfungsi untuk menentukan lokasi kembali ke camp.
# Cek kondisi cuaca melalui beberapa situs prakiraan cuaca online, misalnya
http://www.fallingrain.com/world/ID/index.html.
# Jangan lupa cek kondisi baterai dan memori card. Jangan sampai ketika asik memotret matahari terbit baterai empty atau memori card penuh. Bawa baterai dan memori card cadangan bila memungkinkan.
# Bawa tripod ! karena pemotretan matahari terbit dimulai dari kondisi minim cahaya. Kalau tidak mau membawa tripod besar nan berat bisa membawa tripod portable yang cukup ringan. Atau bisa juga memanfaatkan kondisi sekitar untuk menjadi tripod alam, seperti batu, pohon, dll. Tapi lebih baik membawa tripod karena bisa lebih flexible dalam mengatur komposisi. No Pain No Gain kl kata pepatah bule :D
# Jangan terpaku hanya untuk mengabadikan matahari nya saja.. banyak yg menarik juga di sekeliling kita waktu matahari terbit. Entah langit yang kemerahan di belakang kita, pepohonan yang tersiram matahari, dll
# Komposisi… aturan 1/3 juga berlaku untuk pemotretan sunrise. Dengan menempatkan obyek penting tidak di tengah frame akan membuat gambar lebih dinamis.
# Berexperimen dengan format landscape (horizontal) dan postcape (vertical).
# Pergunakan file RAW jika memungkinkan. Karena kondisi alam yang akan banyak mengalami perubahan sehingga dengan memakai file RAW kita bisa menggunakan settingan auto white balance yang nanti nya akan bisa diedit dengan pada waktu proses post processing nya. Tapi apabila kamera nya tidak ada fasilitas file RAW bisa dengan file JPG dengan settingan white balance shade.
# Tidak selalu harus dengan menggunakan lensa wide untuk mendapatkan momen sunrise yang menarik. Terkadang dengan lensa tele kita bisa mendapatkan detail suasana sunrise yang akan terlewatkan apabila terfokus dengan lensa wide.
# Tapi memang kalau menggunakan lensa ultra wide kita bisa mendapatkan hasil foto sunrise yang cukup WOW. Distorsinya akan menyebabkan awan di langit menjadi lebih dramatis
# Jangan pernah berhenti belajar.. belajar dari kesalahan yang pernah dibuat dan jangan menyerah.
# Be there and enjoy the magnificent moment
kalau ternyata hasilnya masih belum seperti yang kita inginkan juga atau cuaca kurang mendukung, pengalaman untuk mencari matahari terbit di gunung sendiri sudah membawa banyak pendalaman spiritual buat kita.

sumber :  landscapeindonesia.com

No comments:

Post a Comment