Tuesday, November 6, 2012

Lampu Merah Bagi yang Suka Begadang.


1. Beresiko Kanker Hati
*. Malam hari pk 9 - 11 : adalah pembuangan zat-
zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian
sistem antibodi (kelenjar getah bening).Selama
durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan
suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila
saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam
kondisi yang tidak santai seperti misalnya
mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal
ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

*. Malam hari pk 11 - dini hari pk 1 : saat proses
de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam
kondisi tidur pulas.

*. Dini hari pk 1 - 3 : proses de-toxin di bagian
empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.

*. Dini hari pk 3 - 5 : de-toxin di bagian paru-paru.
Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi
penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena
proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai
saluran pernafasan,maka tak perlu minum obat
batuk agar supaya tidak merintangi proses
pembuangan kotoran.

*. Pagi pk 5 - 7 : de-toxin di bagian usus besar,
harus buang air di kamar kecil.

*. Pagi pk 7 - 9 : waktu penyerapan gizi makanan
bagi usus kecil,harus makan pagi. Bagi orang
yang sakit sebaiknya akan lebih pagi yaitu
sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30
kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan
pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan
masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-
10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan
mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak
berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga
pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang
belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah,
tidurlah yang nyenyak dan jangan begadang
2. Sel Rusak

Sebuah riset yang berlangsung dari 1987 oleh ahli kanker Steve Richards menunjukkan korelasi antara kerja malam dan kemungkinan menderita kanker. Orang-orang yang bekerja di malam hari hingga subuh atau pagi hari ternyata memiliki ketidakseimbangan hormon yang akhirnya mempengaruhi sistem kekebalan tubuh khususnya pada perkembangan sel-sel rusak yang seharusnya dihancurkan oleh sel-sel imun.

Pada tubuh normal, yakni waktu kerja pagi-sore, siklus metabolisme tubuh akan meningkat di pagi hari dan mulai menurun hingga malam hari. Saat seseorang memaksakan untuk terjaga di malam hari, tubuh akan memompa darah sebanyak mungkin dan mendorong sistem imun untuk meningkatkan sel-sel kekebalan tubuh seperti sel T dan CD4. Bila ‘pemaksaan’ ini dilakukan satu-dua kali, tubuh masih dapat memberikan toleransi tetapi saat menjadi kebiasaan, siklus tubuh yang diatur oleh jam biologis otak (circadian time clock) akan berubah dari default (pagi-sore) menjadi sore-pagi. Ini membuat kekebalan tubuh menurun di pagi hari dimana bibit penyakit dan bahan-bahan karsinogenik bertebaran di udara akibat perubahan suhu dan angin. Hasil riset ini dipublikasikan dalam The Lancet Oncology bulan ini.

Nah, bagaimana dengan Anda? Sering begadang atau dapat shift malam?

No comments:

Post a Comment