Thursday, February 24, 2011

Efek Kopi buat Wanita

Banyak orang suka minum kopi untuk melawan rasa kantuk saat harus begadang atau bangun pagi. Tapi sebaiknya wanita membatasi konsumsi kopi, karena kopi tak cocok bagi payudara wanita.
Mengapa?
Sebuah penelitian oleh ilmuwan asal Swedia pada tahun 2008 menemukan bahwa minum tiga cangkir kopi dalam sehari dapat memperkecil ukuran payudara wanita.
"Minum kopi dapat memiliki pengaruh besar pada ukuran payudara," kata Helena Jernstroem, dosen di onkologi eksperimental Lund University di Swedia.
Menurutnya, hubungan yang jelas antara minum kopi dan ukuran payudara adalah karena sekitar setengah dari populasi wanita memiliki gen tertentu yang membuat jaringan lemak menyusut akibat terlalu banyak minum kopi.
"Tapi tak perlu khawatir, kopi tak membuat payudara menyusut hanya dalam semalam. Payudaranya hanya akan semakin kecil, namun payudara tidak akan hilang," lanjut Jernstroem.

Tak hanya dapat mengecilkan payudara, kafein pada kopi dalam jumlah besar dapat menyebabkan kadar hormon berfluktuasi sehingga menjadi penyebab nyeri dan kista di payudara.
Berikut beberapa efek buruk lain pada payudara karena mengonsumsi
kafein, seperti dilansir Livestrong:
1. Benjolan di payudara
Kafein bisa menyebabkan payudara fibrokistik, yaitu mengandung sel-sel yang mengumpulkan cairan dalam kista yang sering membuat benjolan atau gumpalan di payudara. Karakternya berupa benjolan bulat yang bergerak bebas si payudara. Benjolan ini sering lembut ketika disentuh.
Benjolan ini bisa bersifat permanen atau sementara. Gejalanya akan semakin buruk sebelum haid dan di awal kehamilan. Payudara fibrokistik karena asupan kafein biasanya tidak meningkatkan risiko kanker payudara.
2. Sakit di payudara
Selain menyebabkan benjolan, kafein juga menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa sakit pada payudara. Asupan kafein dapat memperparah rasa sakit bila Anda telah menderita payudara fibrokistik sebelumnya.
Menurut Georgetown University Department of Medicine, rasa sakit ini
bisa datang terus menerus atau hanya kadang-kadang.
3. Payudara menjadi padat
Penelitian di University of Rochester Medical Center menunjukkan bahwa asupan tinggi kafein yang menyebabkan perubahan fibrokistik di payudara juga bisa menyebabkan daerah tertentu di payudara menjadi
padat.
Untuk menghindari terjadi benjolan di payudara, sebaiknya kurangi dan hentikan kebiasaan mengonsumi kopi. Selain itu, diet tinggi serat, mengonsumsi makanan laut serta asupan vitamin A, vitamin E dan yodium
juga bisa mencegah terjadinya kista payudara.

Sumber : m.detik.com

Tips upload foto online

Tak bisa dipungkiri wabah facebook, forum dan berbagai jejaring sosial yang sedang tren saat ini mulai sedikit condong dari yang awalnya hanya berupa pesan kalimat menjadi saling tukar menukar foto. Bahkan prediksi ke depan adalah sharing video apabila fasilitas koneksi mendukung.
Beberapa dari kita mungkin masih agak kurang begitu mengerti bagaimana sih supaya foto yang kita upload online tetap bagus dilihat tapi tidak terlalu besar ukuran filenya ? Atau kadang kita upload foto tapi setelah kita lihat ternyata ukurannya besarrrr sekali sehingga di layar monitor hanya nampak sebagian kecil foto kita.
Berikut ini beberapa tips dasar untuk mengoptimalkan sharing foto via online.
  • Jangan langsung upload file foto dari kamera ke internet. Karena seringkali hasil foto langsung dari kamera mempunyai ukuran file yang besar (sekitar 1 – 3 mb) dan resolusi yang besar ( > 2000 pixel) – tergantung jenis kamera
  • Biasakan untuk menurunkan ukuran foto menjadi lebih kecil sehingga selain menghemat bandwith dan waktu upload juga supaya orang yang melihat fotonya tidak bĂȘte nungguin hasil foto nya keluar di monitor
  • Ukuran gambar dengan resolusi 800 x 600 sudah cukup untuk dinikmati di monitor, tapi kalau kurang puas bisa dengan resolusi 1024 x 800 ataupun 1280 x 1024.
  • Ukuran file 100 – 200 kb juga cukup untuk bisa kita nikmati di monitor. Jangan memaksakan diri karena kamera kita 12 mega pixel trs kita upload file juga dengan ukuran 12 mb :D
  • File yang biasa diterima oleh server internet biasanya jpg, jpeg, bmp, gif, png. Tapi untuk sharing gambar file jpg sudah cukup bagus.
  • Apabila proses resize menggunakan photoshop bisa juga dioptimalkan dengan menggunakan fasilitas save as web dengan setinggan kualitas 60 -80%
  • Beberapa website seperti facebook biasanya akan menggunakan kompresi sehingga terkadang foto yang dimonitor kita terlihat bagus tapi setelah di upload ke facebook terjadi penurunan kualitas.
  • Upload foto di Flickr menurut pengalaman tidak terlalu banyak terjadi penurunan kualitas.
Salam jepret dan upload

Tips memotret matahari terbit di gunung

Sekedar sharing sedikit tips memotret di alam bebas, semoga berkenan.
untuk artikel lengkap dan foto2 pendukung bisa langsung mampir ke web yang bersangkutan.

Aktivitas di alam bebas memang lebih menawarkan banyak kesempatan untuk menikmati indahnya alam. Salah satu moment yang saya sukai adalah "memburu" matahari terbit ketika sedang berkegiatan di alam bebas. salah satunya ketika berjalan ke gunung.
Horizon yg luas membentang, awan terlihat bergulung di bawah kita, langit dipenuhi dengan semburat warna oranye merupakan moment istimewa yang sangat menarik untuk kita abadikan.

Tapi seringkali kita kecewa ketika melihat hasil foto kita tidak seindah apa yg dilihat mata. Datar dan terkadang membosankan. Memang kamera mempunyai kelemahan dibanding sensor mata kita yang selalu berusaha menyesuaikan dengan kondisi cahaya yg ada. Untuk itu kita perlu mempelajari beberapa dasar fotografi dan pengenalan alat untuk bisa memperoleh hasil yang cukup baik.

Belum lagi ketika kita sudah bersusah payah mencoba mencari lokasi untuk mengabadikan matahari terbit ternyata sampai di sana matahari nya nongol nya ndak sesuai dengan yang kita pikirkan :D (ini pernah terjadi beberapa kali juga saya alami soalnya hahaha)

Berikut beberapa tips dasar berdasarkan pengalaman dan juga cukilan beberapa artikel yg pernah saya baca yang semoga bisa membantu rekan rekan lain untuk mendapatkan foto matahari terbit di gunung dengan lebih bagus.
# Bangun lebih paggggggeeeeeeeeee.. semakin pagi kita bangun semakin besar kesempatan mendapatkan momen yg bagus. Kita bisa mendatangi lokasi lebih awal untuk mencari sudut yang tepat. Selain itu 30 – 40 menit sebelum matahari terbit seringkali merupakan momen yang sangat indah.
# Persiapkan peralatan yang akan dibawa malam sebelumnya. Jangan waktu akan berangkat terburu buru memasukan ke dalam tas. Kumpulkan semua peralatan yang akan dibawa ke dalam satu tas. Letakan ditempat yang mudah dijangkau. Jangan terpisah pisah, karena seringkali kita pergi mengejar sunrise dalam suasana masih gelap.
# Apabila memungkinan sehari sebelum melakukan pemotretatan matahari terbit kita mengunjungi lokasinya. Jadi ada bayangan kira kira lokasi yang paling menarik untuk mendapatkan matahari terbit. Tapi kalau tidak memungkinkan bisa dengan datang lebih awal.
# Peralatan navigasi dasar seperti kompas dan peta sangat membantu untuk menentukan arah dimana matahari akan terbit. selain itu juga berfungsi untuk menentukan lokasi kembali ke camp.
# Cek kondisi cuaca melalui beberapa situs prakiraan cuaca online, misalnya
http://www.fallingrain.com/world/ID/index.html.
# Jangan lupa cek kondisi baterai dan memori card. Jangan sampai ketika asik memotret matahari terbit baterai empty atau memori card penuh. Bawa baterai dan memori card cadangan bila memungkinkan.
# Bawa tripod ! karena pemotretan matahari terbit dimulai dari kondisi minim cahaya. Kalau tidak mau membawa tripod besar nan berat bisa membawa tripod portable yang cukup ringan. Atau bisa juga memanfaatkan kondisi sekitar untuk menjadi tripod alam, seperti batu, pohon, dll. Tapi lebih baik membawa tripod karena bisa lebih flexible dalam mengatur komposisi. No Pain No Gain kl kata pepatah bule :D
# Jangan terpaku hanya untuk mengabadikan matahari nya saja.. banyak yg menarik juga di sekeliling kita waktu matahari terbit. Entah langit yang kemerahan di belakang kita, pepohonan yang tersiram matahari, dll
# Komposisi… aturan 1/3 juga berlaku untuk pemotretan sunrise. Dengan menempatkan obyek penting tidak di tengah frame akan membuat gambar lebih dinamis.
# Berexperimen dengan format landscape (horizontal) dan postcape (vertical).
# Pergunakan file RAW jika memungkinkan. Karena kondisi alam yang akan banyak mengalami perubahan sehingga dengan memakai file RAW kita bisa menggunakan settingan auto white balance yang nanti nya akan bisa diedit dengan pada waktu proses post processing nya. Tapi apabila kamera nya tidak ada fasilitas file RAW bisa dengan file JPG dengan settingan white balance shade.
# Tidak selalu harus dengan menggunakan lensa wide untuk mendapatkan momen sunrise yang menarik. Terkadang dengan lensa tele kita bisa mendapatkan detail suasana sunrise yang akan terlewatkan apabila terfokus dengan lensa wide.
# Tapi memang kalau menggunakan lensa ultra wide kita bisa mendapatkan hasil foto sunrise yang cukup WOW. Distorsinya akan menyebabkan awan di langit menjadi lebih dramatis
# Jangan pernah berhenti belajar.. belajar dari kesalahan yang pernah dibuat dan jangan menyerah.
# Be there and enjoy the magnificent moment
kalau ternyata hasilnya masih belum seperti yang kita inginkan juga atau cuaca kurang mendukung, pengalaman untuk mencari matahari terbit di gunung sendiri sudah membawa banyak pendalaman spiritual buat kita.

sumber :  landscapeindonesia.com